Tuesday, July 26, 2011
Sunday, March 20, 2011
Wednesday, February 23, 2011
Wednesday, February 9, 2011
Liburan Kuliah Waktunya Meningkatkan Kemampuan dan Soft Skill
Setelah dua minggu lamanya menghadapi ujian akhir semester, tibalah hari yang ditunggu tunggu oleh
mahasiswa, yaitu liburan semester ;). Kurang lebih 3 minggu kita akan merasakan kebebasan jauh dari
kesibukan kuliah dan tugas-tugas yang kadang bikin pusing.hihihi
Apakah yang dilakukan kebanyakan mahasiswa ketika liburan? Pasti kebanyakan mahasiswa akan pulang kampung, full refreshing, liburan ke tempat tempat wisata, shopping, dan lain sebagainya..
Hhmm..pasti sangat menyenangkan bukan?
Tentu,!
Itu pun akan cukup membuat kita menjadi fresh kembali setelah menjalani ujian akhir
semester ini. Namun,adakah hal lain yang bisa dilakukan selain hal tersebut?
Tentu saja ada!
Bagaimana jika saya menawarkan liburan akhir semester adalah waktunya kita untuk meningkatkan
kemampuan dan soft skill kita..
Cukup membosankan bukan?hahahahaaaa
Waktu yang seharusnya buat liburan ini malah buat belajar lagi..
Hhadeehh.. :)
Jadi begini..
Sebelumnya akan saya ceritakan sedikit mengenai diri saya sendiri, alasan saya menawarkan alternatif
liburan tersebut..
Singkat cerita seperti ini. . . .
Ini adalah kesadaran dari diri saya sendiri. Saya merasa malu dengan diri saya sendiri.
Bagaimana tidak..!
Saya yang sudah akan menginjak semester 4 alias setengah perjalan dari mahasiswa s-1 ini
merasa belum bisa apa apa..
Saya belum memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup untuk seorang mahasiswa semester 4.
Dalam hal pemrograman salah satunya. Betul-betul masih minim sekali skill dan pengetahuan
yang saya miliki tentang pemrograman. Saya merasa tertinggal dari teman teman saya yang
sudah cukup mahir tentang pemrograman. Bahkan ada yang sudah mahir tentang jaringan,
membuat website, mobile aplikasi dan lain sebagainya. Inilah salah satu hal yang mendorong saya untuk maju mengejar ketertinggalan. Jika saya hanya terus diam, tidak segera bergerak
maju, maka saya akan semakin tertinggal dengan teman-teman saya notabene sudah memiliki kemampuan yang "lebih".
Mungkin kesadaran saya ini sudah agak terlambat. Tapi saya percaya dengan pepatah yang mengatakan "Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Belajar". Yahh.. masih ada waktu untuk memperbaikinya. Saya yakin bahwa Allah akan memberikan jalan bagi hambanya yang mau berusaha.
Maka dari itu, saya mempunyai inisiatif. Liburan ini waktu yang tepat untuk kita memperkaya ilmu pengetahuan dan meningkatkan soft skill kita.
Mungkin dari cerita saya diatas dapat kita ambil hikmahnya. Disamping nilai yang tinggi, kemampuan juga harus kita miliki. Karena saya rasa percuma jika nilai tinggi namun dalam hal praktek atau kemampuan adalah 0 besar. Sebab kemampuan seseorang dalam hal praktek akan jadi bukti yang nyata atau lebih valid untuk mengetahui kualitas sumber daya manusia tersebut.
Apa modal kita untuk meningkatkan soft skill dan kemampuan kita,?
Dari segi pribadi,
mungkin yang pertama adalah niat.
yang kedua adalah kemauan yang kuat.
Dari segi fasilitas,
mungkin yang akan sangat diperlukan adalah koneksi internet.hehe,
Buku-buku, dan juga referensi tentang materi yang akan kita pelajari juga sangat membantu.
Adapun manfaat dari kita belajar dan meningkatkan soft skill..
Mungkin kita sama-sama mengeluarkan uang sama seperti teman kita yang mengisi waktu liburan dengan berwisata dan shopping-shopping, namun perbedaannya nanti akan nampak pada saat perkuliahan kembali dimulai. Perbedaannya adalah terletak pada kualitas kemampuan kita masing-masing. Mungkin teman-teman yang lain kemampuannya stagnan atau masih sama seperti kemarin pada saat sebelum liburan. Tidak seperti kita yang selangkah atau seratus langkah lebih maju dari mereka. Misalnya, jika kita waktu liburan belajar buat web, kita sudah bisa buat, sedangkan teman kita belum bisa. Nah ini akan menjadi nilai plus bagi kita. Saya rasa akan sangat bermanfaat.
Jadi, singkatnya..
Saya mengajak teman-teman untuk lebih jeli dalam menentukan agenda liburan yang akan
kita jalani besok.
Jangan membuang-buang waktu begitu saja dengan percuma, tanpa ada hal bermanfaat yang kita lakukan.
Harus selektif dan bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya.
Benar-benar memikirkan tindakan yang akan kita ambil, apakah yang kita lakukan akan
bermanfaat atau tidak..
Karena hasil yang kita petik nanti adalah kita sendiri juga yang akan menikmatinya..
Bagaimana,?
Sudah ada planning dengan liburan besok,?
Selamat berliburr.. :)
mahasiswa, yaitu liburan semester ;). Kurang lebih 3 minggu kita akan merasakan kebebasan jauh dari
kesibukan kuliah dan tugas-tugas yang kadang bikin pusing.hihihi
Apakah yang dilakukan kebanyakan mahasiswa ketika liburan? Pasti kebanyakan mahasiswa akan pulang kampung, full refreshing, liburan ke tempat tempat wisata, shopping, dan lain sebagainya..
Hhmm..pasti sangat menyenangkan bukan?
Tentu,!
Itu pun akan cukup membuat kita menjadi fresh kembali setelah menjalani ujian akhir
semester ini. Namun,adakah hal lain yang bisa dilakukan selain hal tersebut?
Tentu saja ada!
Bagaimana jika saya menawarkan liburan akhir semester adalah waktunya kita untuk meningkatkan
kemampuan dan soft skill kita..
Cukup membosankan bukan?hahahahaaaa
Waktu yang seharusnya buat liburan ini malah buat belajar lagi..
Hhadeehh.. :)
Jadi begini..
Sebelumnya akan saya ceritakan sedikit mengenai diri saya sendiri, alasan saya menawarkan alternatif
liburan tersebut..
Singkat cerita seperti ini. . . .
Ini adalah kesadaran dari diri saya sendiri. Saya merasa malu dengan diri saya sendiri.
Bagaimana tidak..!
Saya yang sudah akan menginjak semester 4 alias setengah perjalan dari mahasiswa s-1 ini
merasa belum bisa apa apa..
Saya belum memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup untuk seorang mahasiswa semester 4.
Dalam hal pemrograman salah satunya. Betul-betul masih minim sekali skill dan pengetahuan
yang saya miliki tentang pemrograman. Saya merasa tertinggal dari teman teman saya yang
sudah cukup mahir tentang pemrograman. Bahkan ada yang sudah mahir tentang jaringan,
membuat website, mobile aplikasi dan lain sebagainya. Inilah salah satu hal yang mendorong saya untuk maju mengejar ketertinggalan. Jika saya hanya terus diam, tidak segera bergerak
maju, maka saya akan semakin tertinggal dengan teman-teman saya notabene sudah memiliki kemampuan yang "lebih".
Mungkin kesadaran saya ini sudah agak terlambat. Tapi saya percaya dengan pepatah yang mengatakan "Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Belajar". Yahh.. masih ada waktu untuk memperbaikinya. Saya yakin bahwa Allah akan memberikan jalan bagi hambanya yang mau berusaha.
Maka dari itu, saya mempunyai inisiatif. Liburan ini waktu yang tepat untuk kita memperkaya ilmu pengetahuan dan meningkatkan soft skill kita.
Mungkin dari cerita saya diatas dapat kita ambil hikmahnya. Disamping nilai yang tinggi, kemampuan juga harus kita miliki. Karena saya rasa percuma jika nilai tinggi namun dalam hal praktek atau kemampuan adalah 0 besar. Sebab kemampuan seseorang dalam hal praktek akan jadi bukti yang nyata atau lebih valid untuk mengetahui kualitas sumber daya manusia tersebut.
Apa modal kita untuk meningkatkan soft skill dan kemampuan kita,?
Dari segi pribadi,
mungkin yang pertama adalah niat.
yang kedua adalah kemauan yang kuat.
Dari segi fasilitas,
mungkin yang akan sangat diperlukan adalah koneksi internet.hehe,
Buku-buku, dan juga referensi tentang materi yang akan kita pelajari juga sangat membantu.
Adapun manfaat dari kita belajar dan meningkatkan soft skill..
Mungkin kita sama-sama mengeluarkan uang sama seperti teman kita yang mengisi waktu liburan dengan berwisata dan shopping-shopping, namun perbedaannya nanti akan nampak pada saat perkuliahan kembali dimulai. Perbedaannya adalah terletak pada kualitas kemampuan kita masing-masing. Mungkin teman-teman yang lain kemampuannya stagnan atau masih sama seperti kemarin pada saat sebelum liburan. Tidak seperti kita yang selangkah atau seratus langkah lebih maju dari mereka. Misalnya, jika kita waktu liburan belajar buat web, kita sudah bisa buat, sedangkan teman kita belum bisa. Nah ini akan menjadi nilai plus bagi kita. Saya rasa akan sangat bermanfaat.
Jadi, singkatnya..
Saya mengajak teman-teman untuk lebih jeli dalam menentukan agenda liburan yang akan
kita jalani besok.
Jangan membuang-buang waktu begitu saja dengan percuma, tanpa ada hal bermanfaat yang kita lakukan.
Harus selektif dan bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya.
Benar-benar memikirkan tindakan yang akan kita ambil, apakah yang kita lakukan akan
bermanfaat atau tidak..
Karena hasil yang kita petik nanti adalah kita sendiri juga yang akan menikmatinya..
Bagaimana,?
Sudah ada planning dengan liburan besok,?
Selamat berliburr.. :)
Wednesday, February 2, 2011
Ketika Programmer Dilanda Asma.ra
Apa yang terjadi ketika programmer dilanda asma?
Pasti rasanya gak enak banget, dadanya sesek sama sulit banget buat nafas.
Tp yang saya maksud disini bukan asma yang itu.heheh,
Tp asma.ra alias asmara maksudnya.hoho..
Dalam 3 Pekan terakhir ini saya melakukan riset dikampus.
Tentunya masih di lingkungan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Farmasi..
Eh..salah.. maksudnya Informatika. :)
Riset yang saya lakukan ini sangat rahasia.
Sssssstttt.. bisik-bisik :D
Tidak ada seseorangpun yang tau tentang riset yang saya lakukan ini.
Sampai-sampai saya sendiri pun tidak tau kalau saya ini melakukan riset.
Lhoohh??
Dalam riset ini, saya tidak tanggung-tanggung. Maksudnya tidak tanggung-tanggung?
Ya maksudnya tidak setengah-setengah dalam melakukan riset ini, terbukti bahwa saya mengambil sampel sebanyak 5000 Mahasiswa Teknik Informatika untuk saya teliti.hahahahhaaa…
Mahasiswanya saja gak nyampe segitu. :D
Ya kira-kira sampelnya ada 50 orang lah. Hebatnya, riset ini saya lakukan tanpa sepengetahuan mahasiswa yang saya teliti itu. Alias diam-diam. Pokoknya underground.hehehee.
Motivasi saya melakukan riset ini adalah :
Pertama, saya kangen waktu jaman dulu ketika masih di Amerika. Masa-masa dulu waktu saya menjadi agen Spy Kid. Kebetulan saya agen resmi di bawah naungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Saya serekan dengan FBI sama CIA. Mereka temen-temen saya dulu. Kebetulan saya berada di defisi pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Yang khusus meneliti tentang dunia Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Hallah.. nyambung apa kagak ni…!! Ngawur banget.wkwkwkk
Kedua, saya berusaha meluruskan image programmer menurut kebanyakan orang, dimana kebanyakan orang menilai bahwa programmer itu tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Mungkin karena tiap hari hanya berkomunikasi dengan komputer melalui bahasa mesin atau bahasa pemrograman, jadi orang menilai seperti itu. Menurut saya, itu tidak semuanya benar. Ada juga programmer yang sangat pandai berkomunikasi ketika berhadapan dengan orang lain atau lawan bicaranya. Mengapa bisa demikian? Salah satu alasannya adalah karena di Teknik Informatika ada mata kuliah Komunikasi Interpersonal.hahahahaa..
Berdasarkan fakta yang saya lihat, dan data-data yang saya dapatkan. Saya bisa menarik kesimpulan bahwa seperti dugaan saya sebelumnya, memang benar tidak sepenuhnya image programmer menurut kebanyakan orang itu adalah fakta. Ternyata programmer juga pandai bersosialisasi. Pandai berbicara. Suka nongkrong juga. Suka kumpul sama temen-temen. Programmer juga sangat kocak sekali. Karena tidak disangka, mereka-mereka itu suka bercanda. Tapi ada programmer juga yang.. maaf.. emm.. *bisik-bisik.. sedikit mahoo. Hahahahaa..
Dan jangan salah.. dalam urusan asmara programmer juga tidak akan kalah saing.hehe :)
Dalam urusan asmara, programmer mempunyai cara tersendiri, tidak seperti kebanyakan orang pada umumnya.wkwk,
Dari situ timbullah pertanyaan. Nah kalau programmer berpacaran dengan programmer itu seperti apa mas jadinya,?
Seperti ini nih.. saya contohkan ya,,
Misalnya ada pasangan programmer yang ngajak makan pacarnya kekantin.
Dia ngajaknya kyk gini :
Programmer cewek : Sayang, makan yuk..
Programmer cowok : yuk.. rencana mau makan dimana sayang,?
Programmer cewek : di kantin ajah yang deket. Jadi gini lho sayang, tak kasih tau.. algoritmanya tu seperti ini..
Kita kekantin.
Duduk.
Pilih menu.
Pesen makan dan minum.
Pesenan dateng mulai makan.
Bayar.
Terus selesai deh.
….
Hahahahhaaa.. bercanda..
Gak gitu-gitu juga kale.
Mentang-mentang programmer terus apa yang mau dilakukan dijabarin algoritmanya dulu. Hehehh :)
Inilah tujuan saya. Sekarang akan saya patahkan pendapat yang menyebutkan bahwa programmer itu Autis, Cupu, gak Gaul. No..no..no.. tidak bisaa.. justru programmer sekarang kebanyakan programmer yang gaul. Coding pun tidak lagi di rumah namun di kost. Lhooh??
Maksudnya, tidak lagi coding di rumah atau di kost, melainkan di tempat nongkrong.:),
Tidak ketinggalan juga, programmer tak lupa menyempatkan diri untuk jalan-jalan, refreshing dan nonton sama pacarnya..(nb: bagi yang punya pacar.hahaha).
Untuk menjawab pertanyaan "Bagaimana programmer ketika dilanda asmara,?"
Inilah jawabnya.. Sekarang saya akan tunjukkan tingkah-tingkah dan aksi-aksi para programmer-programmer ketika sedang di landa asmara.hahahahaa.. Namanya juga programmer, pokoknya semuanya serba KATAKAN DENGAN PROGRAM. :) tak terkecuali untuk yang urusan satu ini. Berikut aksinya :
1. Programmer Nembak Cewek
Bagi orang kebanyakan, ketika nembak cewek mereka biasanya dengan bunga, atau apalah sejenisnya. Nah tidak untuk yang satu ini. Programmer nembak cewek juga dengan program.hahaha.. Program bisa dilihat di sini...
2. Programmer Nyatakan Cinta
Pengen tau kayak gimana programmer nyatakan cinta,? Gak usah basi-basi.. Langsung saja deh liat di sini...
3. Programmer Gombal lagi PDKT
Nah ini.. programmer juga ada yang tukang gombal. Ini salah satu aksinya pada saat dia ngerayu cewek yang lagi dideketin. Lihat bagaimana progammer lagi pdkt.
4. Programmer kecewa dan patah hati
Ini sebuah program tentang ungkapan programmer yang lagi kecewa dan patah hati.. baik di tinggal pacarnya, ataupun ditolak cewek.Ooooohhhh.. :(.. Lihat saja seperti apa.
5. Programmer memendam cinta (busseett dahh..:))
Tak semua programmer mau dan mampu ngungkapin perasaannya kepada orang yang dicintainya. Walaupun lewat program, tetep saja gak dikasih ke cewek yang disukainya. Programmer yang satu ini memilih untuk memendam cintanya. Saya juga kurang tau apa motivnya. Mungkin dapat dilihat di sini programnya
6. Programmer gundah gulana
Programmer juga manusia. Mungkin ungkapan ini sangat tepat untuk menggambarkannya.hehee, programmer juga bisa gundah gulana. Dalam kasus ini, programmer gundah gulana karena ditinggal sahabatnya pulang ke negeri asalnya. Mengapa programmer tersebut gundah? Karena sepertinya programmer ini akan kehilangan alias tidak bertemu lagi dengan sahabatnya tersebut. Lhoh,kenapa? Karena sahabatnya itu udah pindah universitas ditempat ia tinggal.wahahhaa.. kasiian banget. Programmer satu ini agak sedikit sok puitis dan terlalu mendramatisir keadaan.hahahaaa.Cekidott..
*Nyambung gak nyambung asal nulis :)
Pasti rasanya gak enak banget, dadanya sesek sama sulit banget buat nafas.
Tp yang saya maksud disini bukan asma yang itu.heheh,
Tp asma.ra alias asmara maksudnya.hoho..
Dalam 3 Pekan terakhir ini saya melakukan riset dikampus.
Tentunya masih di lingkungan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Farmasi..
Eh..salah.. maksudnya Informatika. :)
Riset yang saya lakukan ini sangat rahasia.
Sssssstttt.. bisik-bisik :D
Tidak ada seseorangpun yang tau tentang riset yang saya lakukan ini.
Sampai-sampai saya sendiri pun tidak tau kalau saya ini melakukan riset.
Lhoohh??
Dalam riset ini, saya tidak tanggung-tanggung. Maksudnya tidak tanggung-tanggung?
Ya maksudnya tidak setengah-setengah dalam melakukan riset ini, terbukti bahwa saya mengambil sampel sebanyak 5000 Mahasiswa Teknik Informatika untuk saya teliti.hahahahhaaa…
Mahasiswanya saja gak nyampe segitu. :D
Ya kira-kira sampelnya ada 50 orang lah. Hebatnya, riset ini saya lakukan tanpa sepengetahuan mahasiswa yang saya teliti itu. Alias diam-diam. Pokoknya underground.hehehee.
Motivasi saya melakukan riset ini adalah :
Pertama, saya kangen waktu jaman dulu ketika masih di Amerika. Masa-masa dulu waktu saya menjadi agen Spy Kid. Kebetulan saya agen resmi di bawah naungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Saya serekan dengan FBI sama CIA. Mereka temen-temen saya dulu. Kebetulan saya berada di defisi pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Yang khusus meneliti tentang dunia Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Hallah.. nyambung apa kagak ni…!! Ngawur banget.wkwkwkk
Kedua, saya berusaha meluruskan image programmer menurut kebanyakan orang, dimana kebanyakan orang menilai bahwa programmer itu tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Mungkin karena tiap hari hanya berkomunikasi dengan komputer melalui bahasa mesin atau bahasa pemrograman, jadi orang menilai seperti itu. Menurut saya, itu tidak semuanya benar. Ada juga programmer yang sangat pandai berkomunikasi ketika berhadapan dengan orang lain atau lawan bicaranya. Mengapa bisa demikian? Salah satu alasannya adalah karena di Teknik Informatika ada mata kuliah Komunikasi Interpersonal.hahahahaa..
Berdasarkan fakta yang saya lihat, dan data-data yang saya dapatkan. Saya bisa menarik kesimpulan bahwa seperti dugaan saya sebelumnya, memang benar tidak sepenuhnya image programmer menurut kebanyakan orang itu adalah fakta. Ternyata programmer juga pandai bersosialisasi. Pandai berbicara. Suka nongkrong juga. Suka kumpul sama temen-temen. Programmer juga sangat kocak sekali. Karena tidak disangka, mereka-mereka itu suka bercanda. Tapi ada programmer juga yang.. maaf.. emm.. *bisik-bisik.. sedikit mahoo. Hahahahaa..
Dan jangan salah.. dalam urusan asmara programmer juga tidak akan kalah saing.hehe :)
Dalam urusan asmara, programmer mempunyai cara tersendiri, tidak seperti kebanyakan orang pada umumnya.wkwk,
Dari situ timbullah pertanyaan. Nah kalau programmer berpacaran dengan programmer itu seperti apa mas jadinya,?
Seperti ini nih.. saya contohkan ya,,
Misalnya ada pasangan programmer yang ngajak makan pacarnya kekantin.
Dia ngajaknya kyk gini :
Programmer cewek : Sayang, makan yuk..
Programmer cowok : yuk.. rencana mau makan dimana sayang,?
Programmer cewek : di kantin ajah yang deket. Jadi gini lho sayang, tak kasih tau.. algoritmanya tu seperti ini..
Kita kekantin.
Duduk.
Pilih menu.
Pesen makan dan minum.
Pesenan dateng mulai makan.
Bayar.
Terus selesai deh.
….
Hahahahhaaa.. bercanda..
Gak gitu-gitu juga kale.
Mentang-mentang programmer terus apa yang mau dilakukan dijabarin algoritmanya dulu. Hehehh :)
Inilah tujuan saya. Sekarang akan saya patahkan pendapat yang menyebutkan bahwa programmer itu Autis, Cupu, gak Gaul. No..no..no.. tidak bisaa.. justru programmer sekarang kebanyakan programmer yang gaul. Coding pun tidak lagi di rumah namun di kost. Lhooh??
Maksudnya, tidak lagi coding di rumah atau di kost, melainkan di tempat nongkrong.:),
Tidak ketinggalan juga, programmer tak lupa menyempatkan diri untuk jalan-jalan, refreshing dan nonton sama pacarnya..(nb: bagi yang punya pacar.hahaha).
Untuk menjawab pertanyaan "Bagaimana programmer ketika dilanda asmara,?"
Inilah jawabnya.. Sekarang saya akan tunjukkan tingkah-tingkah dan aksi-aksi para programmer-programmer ketika sedang di landa asmara.hahahahaa.. Namanya juga programmer, pokoknya semuanya serba KATAKAN DENGAN PROGRAM. :) tak terkecuali untuk yang urusan satu ini. Berikut aksinya :
1. Programmer Nembak Cewek
Bagi orang kebanyakan, ketika nembak cewek mereka biasanya dengan bunga, atau apalah sejenisnya. Nah tidak untuk yang satu ini. Programmer nembak cewek juga dengan program.hahaha.. Program bisa dilihat di sini...
2. Programmer Nyatakan Cinta
Pengen tau kayak gimana programmer nyatakan cinta,? Gak usah basi-basi.. Langsung saja deh liat di sini...
3. Programmer Gombal lagi PDKT
Nah ini.. programmer juga ada yang tukang gombal. Ini salah satu aksinya pada saat dia ngerayu cewek yang lagi dideketin. Lihat bagaimana progammer lagi pdkt.
4. Programmer kecewa dan patah hati
Ini sebuah program tentang ungkapan programmer yang lagi kecewa dan patah hati.. baik di tinggal pacarnya, ataupun ditolak cewek.Ooooohhhh.. :(.. Lihat saja seperti apa.
5. Programmer memendam cinta (busseett dahh..:))
Tak semua programmer mau dan mampu ngungkapin perasaannya kepada orang yang dicintainya. Walaupun lewat program, tetep saja gak dikasih ke cewek yang disukainya. Programmer yang satu ini memilih untuk memendam cintanya. Saya juga kurang tau apa motivnya. Mungkin dapat dilihat di sini programnya
6. Programmer gundah gulana
Programmer juga manusia. Mungkin ungkapan ini sangat tepat untuk menggambarkannya.hehee, programmer juga bisa gundah gulana. Dalam kasus ini, programmer gundah gulana karena ditinggal sahabatnya pulang ke negeri asalnya. Mengapa programmer tersebut gundah? Karena sepertinya programmer ini akan kehilangan alias tidak bertemu lagi dengan sahabatnya tersebut. Lhoh,kenapa? Karena sahabatnya itu udah pindah universitas ditempat ia tinggal.wahahhaa.. kasiian banget. Programmer satu ini agak sedikit sok puitis dan terlalu mendramatisir keadaan.hahahaaa.Cekidott..
*Nyambung gak nyambung asal nulis :)







